Ahad, 14 Februari 2016

Siswa Sekolah Dilarang Rayakan Valentine


Dinas Pendidikan Kota Bogor mengeluarkan surat edaran yang melarang para siswa sekolah merayakan Hari Valentine yang biasa dirayakan setiap 14 Februari.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin mengatakan, surat edaran itu disampaikan ke sekolah untuk diteruskan ke seluruh siswa. "Imbauan tersebut juga berdasarkan masukan dari para orang tua murid. Banyak orang tua resah dan khawatir anak-anaknya akan merayakan Valentine dengan pesta-pesta dan lain sebagainya," katanya Sabtu (13/2).

Kata dia, imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 003/491- Pemkot Bogor 2016. Fahrudin pun menilai melalui surat edaran tersebut bukan berarti merupakan bentuk antikasih sayang.

Menurut dia, sikap kasih sayang harus dikembangkan setiap hari, tidak hanya pada hari-hari tertentu saja. "Bentuknya sayang kepada orang tua, teman, guru, adik dan kakak atau sesama pelajar. Sikap kasih sayang dijaga agar tidak terjadi tawuran pelajar," paparnya.

Fahrudin pun menilai jika perayaan hari valentine tidak sesuai dengan budaya Kota Bogor. Jika tidak dilarang dan dikendalikan, dikhawatirkan sedikit demi sedikit bisa menjadi kultur generasi muda Kota Bogor. Apalagi, jika kultur yang diambil hanya pesta-pesta dan melegalkan seks bebas di kalangan generasi muda.

"Nanti ada teguran khusus dari kita jika ada yang merayak

Siswa Sekolah Dilarang Rayakan Valentine


Dinas Pendidikan Kota Bogor mengeluarkan surat edaran yang melarang para siswa sekolah merayakan Hari Valentine yang biasa dirayakan setiap 14 Februari.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin mengatakan, surat edaran itu disampaikan ke sekolah untuk diteruskan ke seluruh siswa. "Imbauan tersebut juga berdasarkan masukan dari para orang tua murid. Banyak orang tua resah dan khawatir anak-anaknya akan merayakan Valentine dengan pesta-pesta dan lain sebagainya," katanya Sabtu (13/2).

Kata dia, imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 003/491- Pemkot Bogor 2016. Fahrudin pun menilai melalui surat edaran tersebut bukan berarti merupakan bentuk antikasih sayang.

Menurut dia, sikap kasih sayang harus dikembangkan setiap hari, tidak hanya pada hari-hari tertentu saja. "Bentuknya sayang kepada orang tua, teman, guru, adik dan kakak atau sesama pelajar. Sikap kasih sayang dijaga agar tidak terjadi tawuran pelajar," paparnya.

Fahrudin pun menilai jika perayaan hari valentine tidak sesuai dengan budaya Kota Bogor. Jika tidak dilarang dan dikendalikan, dikhawatirkan sedikit demi sedikit bisa menjadi kultur generasi muda Kota Bogor. Apalagi, jika kultur yang diambil hanya pesta-pesta dan melegalkan seks bebas di kalangan generasi muda.

"Nanti ada teguran khusus dari kita jika ada yang merayak